Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 07 Maret 2009 jam 10:05
Ada
sebuah gagasan apabila forum Dayak United ini dapat dikembangkan
menjadi sebuah organisasi kepemudaan Dayak tingkat nasional. Organisasi
tersebut memiliki fokus utama pada kepemudaan (sosial-budaya) serta
pendidikan dengan tujuan utama peningkatan kualitas SDM generasi muda
Dayak serta pelestarian adat istiadat dan tradisi Dayak.
Tidak perlu membayangkan sebuah organisasi yang besar dan rumit. Cukup bayangkan sebuah organisasi dengan dewan kepengurusan yang kompak dan cabang di berbagai daerah yang terkoneksi lewat internet. Memiliki program nasional yang bersifat sosial budaya, rutin mengadakan acara kumpul bareng dan berbagai kegiatan untuk mempromosikan budaya kita. Organisasi ini juga dapat menjadi suatu komunitas dan jejaring sosial yang menghubungkan setiap anak muda Dayak di berbagai daerah di nusantara bahkan luar negeri.
Mungkin juga lebih baik bila secara kelembagaan organisasi ini berada di bawah (underbouw) Majelis Adat Dayak Nasional agar menjamin terjadinya suksesi kebudayaan antara kaum tua ke kaum muda serta menjadi sarana kaderisasi anak-anak muda Dayak yang berkualitas dan maju untuk melakukan regenerasi kepemimpinan di tengah masyarakat Dayak.
Bagaimana kawan-kawan?
Atau mungkin kita bisa mengajukan gagasan ini ke ketua MADN Pak Teras Narang?
Tidak perlu membayangkan sebuah organisasi yang besar dan rumit. Cukup bayangkan sebuah organisasi dengan dewan kepengurusan yang kompak dan cabang di berbagai daerah yang terkoneksi lewat internet. Memiliki program nasional yang bersifat sosial budaya, rutin mengadakan acara kumpul bareng dan berbagai kegiatan untuk mempromosikan budaya kita. Organisasi ini juga dapat menjadi suatu komunitas dan jejaring sosial yang menghubungkan setiap anak muda Dayak di berbagai daerah di nusantara bahkan luar negeri.
Mungkin juga lebih baik bila secara kelembagaan organisasi ini berada di bawah (underbouw) Majelis Adat Dayak Nasional agar menjamin terjadinya suksesi kebudayaan antara kaum tua ke kaum muda serta menjadi sarana kaderisasi anak-anak muda Dayak yang berkualitas dan maju untuk melakukan regenerasi kepemimpinan di tengah masyarakat Dayak.
Bagaimana kawan-kawan?
Atau mungkin kita bisa mengajukan gagasan ini ke ketua MADN Pak Teras Narang?
Carlos Iban (Universitas Gadjah Mada) membalas kiriman Oktagape Lukaspada 08 Maret 2009 jam 4:05
Usul yang bagus wal. Saya sangat setuju dengan usul kawal ikei Lukas.
Klo boleh saya memberikan sedikit tambahan.
Grup ini pada mulanya dibentuk hanya sebagai fasilitator teman-teman dan keluarga besar dayak untuk berkumpul di dunia maya. Berhubung facebook merupakan community sites terbesar di dunia, maka generasi muda Dayak pun tak kalah bersaing dengan group-group etnik lain (our flashback).
Tetapi sekarang, grup ini tak hanya "dihuni" oleh anak-anak muda Dayak saja, melainkan generasi senior yang telah banyak membimbing kita dalam kemajuan grup ini. Banyak sekali masukan-masukan yang kami anggap bisa membangun komunitas ini, termasuk salah satu usul dari saudara Lukas.
back to topic,
Wacana ini sangat hebat, saya pun pernah berdiskusi tentang mengembangkan grup ini ke arah organisasi dengan bang Adhie (http://www.facebook.com/profile.php?id=1136329901 ), dia pernah mengusulkan tentang beasiswa gratis bagi semua member di The Dayak United, (dapat dibaca di topic : http://www.facebook.com/topic.php?uid=42750081126&topic=7782) jika kita para admins dan member benar-benar serius dalam "memasak" wacana ini.
Maka dari itu, saya ingin batuan dari teman-teman kita anak Fakultas Hukum seperti sdr Lukas dan bang Adhie untguk membikin konsep kecilnya atau klo bisa contoh proposalnya.
Menurut saya untuk mendapatkan lebih banyak donasi kita harus membentuk suatu Foundation di grup ini (katakan lah United Dayak Foundation), sehingga kita bisa mudah mendapatkan sponsor dan donasi. Selain itu, kita juga rutin mengadakan event tentang kebudayaan Dayak, saya yakin dengan adanya event rutin, banyak donatur dari luar negeri yang tertarik.
Untuk membikin suatu organisasi yang terstuktur menurut kami "gampang gampang susah", harus ada badan hukumnya, dan seperti yang kawal Lukas wacanakan diatas. Majelis Adat Dayak Nasional dengn bapak Teras Narang sebagai ketuanya bisa kita jadikan organisasi pembina dari grup kita ini.
Untuk itu saya lontarkan pertanyaan kepada sdr. Lukas dan teman-teman semua :
1. Adakah teman-teman yang bisa membatu membuatkan proposal kerjasama The Dayak United dengan Majelis Adat dayak Nasional (MADN)?
2. Jika proposal disetujui, dan kita langsung berada di bawah komando MADN, apakah teman-teman setuju jika kita membangun link ke 4 Gubernur dan perusahaa-perusahaan besar di Kalimantan dalam membentuk suatu mutual agreement?
3. Bagaimanakah bentuk grup ini ke depannya? (Organisasi Murni, Organisasi + Foundation, atau Foundation murni)
Saya berharap kita semua dapat mewujudkan mimpi kita berawal dari wacana di atas. :-)
Carlos Iban
admins
Klo boleh saya memberikan sedikit tambahan.
Grup ini pada mulanya dibentuk hanya sebagai fasilitator teman-teman dan keluarga besar dayak untuk berkumpul di dunia maya. Berhubung facebook merupakan community sites terbesar di dunia, maka generasi muda Dayak pun tak kalah bersaing dengan group-group etnik lain (our flashback).
Tetapi sekarang, grup ini tak hanya "dihuni" oleh anak-anak muda Dayak saja, melainkan generasi senior yang telah banyak membimbing kita dalam kemajuan grup ini. Banyak sekali masukan-masukan yang kami anggap bisa membangun komunitas ini, termasuk salah satu usul dari saudara Lukas.
back to topic,
Wacana ini sangat hebat, saya pun pernah berdiskusi tentang mengembangkan grup ini ke arah organisasi dengan bang Adhie (http://www.facebook.com/pr
Maka dari itu, saya ingin batuan dari teman-teman kita anak Fakultas Hukum seperti sdr Lukas dan bang Adhie untguk membikin konsep kecilnya atau klo bisa contoh proposalnya.
Menurut saya untuk mendapatkan lebih banyak donasi kita harus membentuk suatu Foundation di grup ini (katakan lah United Dayak Foundation), sehingga kita bisa mudah mendapatkan sponsor dan donasi. Selain itu, kita juga rutin mengadakan event tentang kebudayaan Dayak, saya yakin dengan adanya event rutin, banyak donatur dari luar negeri yang tertarik.
Untuk membikin suatu organisasi yang terstuktur menurut kami "gampang gampang susah", harus ada badan hukumnya, dan seperti yang kawal Lukas wacanakan diatas. Majelis Adat Dayak Nasional dengn bapak Teras Narang sebagai ketuanya bisa kita jadikan organisasi pembina dari grup kita ini.
Untuk itu saya lontarkan pertanyaan kepada sdr. Lukas dan teman-teman semua :
1. Adakah teman-teman yang bisa membatu membuatkan proposal kerjasama The Dayak United dengan Majelis Adat dayak Nasional (MADN)?
2. Jika proposal disetujui, dan kita langsung berada di bawah komando MADN, apakah teman-teman setuju jika kita membangun link ke 4 Gubernur dan perusahaa-perusahaan besar di Kalimantan dalam membentuk suatu mutual agreement?
3. Bagaimanakah bentuk grup ini ke depannya? (Organisasi Murni, Organisasi + Foundation, atau Foundation murni)
Saya berharap kita semua dapat mewujudkan mimpi kita berawal dari wacana di atas. :-)
Carlos Iban
admins
Adhi Surya menulispada 08 Maret 2009 jam 7:09
setuju
setuju setuju.....untuk itu bagi tugas saja....sebelum itu buat
proposal untuk diajukan ke Bapak Gubernur masing2. Kalo bisa The Dayak
United dikukuhkan akta notaris ....KANTOR pusat di Yogya...lintas
propinsi....hehehe
Adhi Surya menulispada 08 Maret 2009 jam 7:10
saya
ada contoh proposal dan bentuk organisasi...ntar saya kirim lewat email
Iban liat dulu.....kalo bisa buat tim formatur dulu...tanya ke teman2
lewat forum diskusi siapa yg mau ikut>>>>
Anthony Nyahu membalas kiriman Oktagape Lukaspada 09 Maret 2009 jam 13:06
Usul
je bahalap te Le. Uras je kuam te aku setuju haliai. Penda MADN?Tau
kia.Salajur mampelom(:)?) haluli bawak kutak itah je jari nampara layau
maaf, ela helo tatawe lah...). Umpamae: Le= Bung, pahari= saudara,
dll.Pea tuh kumpul2 hong Palangka??Labih bahapa toto amun sahelu KRKT
ke -4 kareh. Kontak2 tapi sama2 dia bahanyi pelai no hp ayue
hetuh...Yu'ikau helu Jean pelai nomor hpmu hetoh......inampara awi
pahari2 admin/pengurus atawa tau manampa buku tamu tuntang no kontak
gagenep bitie.
Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 09 Maret 2009 jam 15:29
are
ide pang angatku namun dia tawa kenampi mewujud a, hehehehe... mungkin
amun itah tau ngumpul malah bahalap mangat tau menemu jalan mangat
terlaksana.
aku metuh tuh huang palangka sampai limbah pemilu.... amun handak kumpul atur ih itah.... amun handak kontak tau lewat facebook, aq ol tiap andau...
aku metuh tuh huang palangka sampai limbah pemilu.... amun handak kumpul atur ih itah.... amun handak kontak tau lewat facebook, aq ol tiap andau...
Jeannita Adisty (Indonesia) menulispada 09 Maret 2009 jam 15:48
jean mendukung aja yang baiknya ;D
Setyo Guntur (Indonesia) menulispada 09 Maret 2009 jam 21:06
Setuju dan mendukung sepenuhnya. Menawarkan diri untuk sebisanya membantu.
Ben Abel (Cornell) menulispada 10 Maret 2009 jam 0:51
Hanya
ingin menunjuk sesuatu dari tayangan awal /teratas/ ... "
....pelestarian adat istiadat dan tradisi Dayak." (O. Lukas Rasat)
Mungkin kita perlu menyadari, sekalipun kesannya cumalah soal bahasa. Tetapi menurutku ada hal yg lebih jauh di dlm kesadaran kita. Karena sebuah expresi bahasa dan kebahasaannya, mungkin sekali merupakan kesan lain dari kesadaran tsb.
Dlm hal istilah "pelestarian" - maksud dari istilah ini lebih merupakan penetralisir satu keadaan. Ia bukan mengacu pada "semangat" hidup, gerakan, aktifitas atau upaya yg memajukan sekalian mengembangkan apa yg dimiliki. [bukan salah] karena seolah setelah semua lestari .... ya tercapailah semuanya. 'Kan bukan begitu yg hendak disampaikan? Tetapi sesuatu semangat yg hidup, bergerak dan terus merevitalisasikan dirinya sesuai pada tuntutan, kebutuhan dan elan zamannya.
Maka itu mungkin yg dimaksudkan adalah "mengembangkan " ketimbang "pelestarian" ...... adat istiadat dan tradisi Dayak.
Perlu dipikir jauh, bahwa istilah adat dan tradisi keseringan dimaksud utk membedakan masa-lalu dengan nuansa-sekarang ... yg seolah menyatakan bahwa budaya hidup dan kehidupan zaman sekarang bukanlah adat dan tradisi itu jua; Seolah kita zaman sekarang tak punya adat dan tradisi.
Mungkin kita perlu menyadari, sekalipun kesannya cumalah soal bahasa. Tetapi menurutku ada hal yg lebih jauh di dlm kesadaran kita. Karena sebuah expresi bahasa dan kebahasaannya, mungkin sekali merupakan kesan lain dari kesadaran tsb.
Dlm hal istilah "pelestarian" - maksud dari istilah ini lebih merupakan penetralisir satu keadaan. Ia bukan mengacu pada "semangat" hidup, gerakan, aktifitas atau upaya yg memajukan sekalian mengembangkan apa yg dimiliki. [bukan salah] karena seolah setelah semua lestari .... ya tercapailah semuanya. 'Kan bukan begitu yg hendak disampaikan? Tetapi sesuatu semangat yg hidup, bergerak dan terus merevitalisasikan dirinya sesuai pada tuntutan, kebutuhan dan elan zamannya.
Maka itu mungkin yg dimaksudkan adalah "mengembangkan " ketimbang "pelestarian" ...... adat istiadat dan tradisi Dayak.
Perlu dipikir jauh, bahwa istilah adat dan tradisi keseringan dimaksud utk membedakan masa-lalu dengan nuansa-sekarang ... yg seolah menyatakan bahwa budaya hidup dan kehidupan zaman sekarang bukanlah adat dan tradisi itu jua; Seolah kita zaman sekarang tak punya adat dan tradisi.
Anthony Nyahu menulispada 10 Maret 2009 jam 8:35
@Le
Ben Abel: I agree with you, my buddy. Kesemuanya merupakan rentetan
dari suatu eskalasi suatu bentuk kebudayaan, pun bagian kecilnya
seperti terlihat sepele: bahasa. Namun, ada makna yang sangat mendalam
yang harus kita dudukkan persoalan ini. Framework, tepatnya. Dalam
tataran praksis, kita sesungguhnya lemah. Terlalu banyak pemikir yang
membuat kita mbulet (maaf).Atau menjungkirbalikkan makna sebuah dimensi
yang bernama perjuangan. Perubahan memang harus terjadi dan kita harus
mampu adaptif dengan kondisi itu--termasuk di dalamnya esensi
kebudayaan.Sehingga kita tidak terjebak pada paradigma lama yang
menghambat untuk berjuang bersama: dan itu tidak pernah berakhir sampai
kiamat. Agar kita tidak terjebak dalam romantisisme etnosentris yg
berlebihan dan mengganggap kebudayaan kita sebagiai superior.Terima
kasih.TAbe,
Cornelis Nyangkal membalas kiriman Adhipada 10 Maret 2009 jam 8:53
Adhi bisa ajukan segera biar yang ada waktu bisa ikut membahas proposalnya.
Juga saya sudah menghubungi Mina Nila Riwut yang akan mengusahakan pertemuan warga KDayak dari 4 propinsi yang ada di Yogya bisa berjumpa untuk saling mengenal dan merancang untuk temu bicara ttg Dayak United menjelang atau melengkapi proposal nya Adhi.
Bagaimana dengan Panglima Carlos Iban?
Juga saya sudah menghubungi Mina Nila Riwut yang akan mengusahakan pertemuan warga KDayak dari 4 propinsi yang ada di Yogya bisa berjumpa untuk saling mengenal dan merancang untuk temu bicara ttg Dayak United menjelang atau melengkapi proposal nya Adhi.
Bagaimana dengan Panglima Carlos Iban?
Cornelis Nyangkal membalas kiriman Carlospada 10 Maret 2009 jam 8:56
Saya setuju dengan Carlos dan saya sudah dengar dukungan dari Bp Teras Narang. Maju terus ela tau mundur.
Anthony Nyahu menulispada 10 Maret 2009 jam 8:57
Hahahaha....ma Cor ampie....Are ndai ampie gantie PAnglima Api, Panglima Angin te kareh.....ayu bei setuju2 saja. Bahalap.
Carlos Iban (Universitas Gadjah Mada) membalas kiriman Cornelispada 11 Maret 2009 jam 6:58
Iyuh
Ma Cornelis, ini handak mematangkan wacana sehingga menjadi sebuah
konsep yang kita inginkan. Terima kasih buat dukungannya Om Cornelis :)
Terima kasih juga sudah konsolidasi dengan Mina Nila Riwut & Bpk Teras Narang.
Oia, saya sedang memikirkan konsep Visi dan Misi
Teman-teman kawal & pahari apakah ada yang punya konsep bagus?
What Vision, for What Mission?
Terima kasih juga sudah konsolidasi dengan Mina Nila Riwut & Bpk Teras Narang.
Oia, saya sedang memikirkan konsep Visi dan Misi
Teman-teman kawal & pahari apakah ada yang punya konsep bagus?
What Vision, for What Mission?
Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 11 Maret 2009 jam 13:25
Buat
yang ingin membicarakan konsep ini lebih jauh, bagaimana kalau kita
mengadakan conference online lewat Yahoo Messenger untuk membicarakan
secara umum mengenai bentuk organisasi dan visi misi terlebih dahulu.
Adapun conference dapat dilaksanakan pada hari JUMAT, 13 MARET 2009 pukul 21.00 WIB. Add YM saya sebagai host di : luk_rasat@yahoo.com.
Ayo itah hasundau hasupa helu, mengodok konsep itah matang-matang. Ela sampai itah dumah ke Pak Teras dengan konsep mentah. Mahamen....
Adapun conference dapat dilaksanakan pada hari JUMAT, 13 MARET 2009 pukul 21.00 WIB. Add YM saya sebagai host di : luk_rasat@yahoo.com.
Ayo itah hasundau hasupa helu, mengodok konsep itah matang-matang. Ela sampai itah dumah ke Pak Teras dengan konsep mentah. Mahamen....
Carlos Iban (Universitas Gadjah Mada) membalas kiriman Oktagape Lukaspada 12 Maret 2009 jam 4:32
Confirmed.
Oke bos Lukas, saya ikut confrence,
YM-ku : carloz_interblue@yahoo.co.uk
Kalo mau lewat Skype : CarlosIban
Bung Surya, Bung Anthony, saudara-saudari yg lain... gmn? :D
Oke bos Lukas, saya ikut confrence,
YM-ku : carloz_interblue@yahoo.co.
Kalo mau lewat Skype : CarlosIban
Bung Surya, Bung Anthony, saudara-saudari yg lain... gmn? :D
Anthony Nyahu menulispada 12 Maret 2009 jam 8:19
Ok.
Aku setuju. YM-ku anthonynyahu75. Mudahan tau menggodok konsep je lebih
matang. jangan lupa temen2 yg lain.gUNTUR etyo, Rony Teguh (the
inventor), Mina Nila, dan para pemikir yg lain.....
Dayan Bewey Ih menulispada 12 Maret 2009 jam 8:48
YM: shien_vahn
Skype: terra_nostra_borneo
Dayan
Skype: terra_nostra_borneo
Dayan
Cornelis Nyangkal membalas kiriman Adhipada 12 Maret 2009 jam 11:02
Kirimkan juga buat saya di Yogya proposalnya mau ikut membelajarinya sebelum kita ajukan ke PAk Teras. Okay??
Jeannita Adisty (Indonesia) menulispada 12 Maret 2009 jam 13:01
semoga jean bisa ikut conference, berhubung ada kegiatan kampus sampai jam 12 wita yg jean handle..
ym jean: jeadist@yahoo.com / ID: jeadist
sykpe : jeadist /jeannita adisty
ym jean: jeadist@yahoo.com / ID: jeadist
sykpe : jeadist /jeannita adisty
Neo Piudian menulispada 12 Maret 2009 jam 15:24
sepakat dengan gagasan kawal tuh...
tapi yang mesti diingat adalah ketika dia menjadi sebuah organisasi secara legal, akan ada banyak kepentingan yang masuk kesana. dan kemudian mesti merepresentasikan semua sub suku dayak. jangan kemudian organisasi ini hanya menjadi milik sebagian orang yang mengaku dayak dan kemudian memanfaatkan organisasi ini untuk sarana secara politis bagi individu-individu yang mempunyai kepentingan sesaat. kalau memang organisasi ini akan terbentuk, harapannya adalah tetap bisa mempertahankan kedinamisan daripada organisasinya yang terdiri dari beratus-ratus sub suku dan latar belakang pemuda-pemudi dayak yang berbeda-beda. mengingat dayak merupupakan sebuah suku yang didalamnya juga mengandung keheterogenan, atau adanya sedikit perbedaan antara dayak yang satu degan dayak yang lain...
in pecae.
neo
tapi yang mesti diingat adalah ketika dia menjadi sebuah organisasi secara legal, akan ada banyak kepentingan yang masuk kesana. dan kemudian mesti merepresentasikan semua sub suku dayak. jangan kemudian organisasi ini hanya menjadi milik sebagian orang yang mengaku dayak dan kemudian memanfaatkan organisasi ini untuk sarana secara politis bagi individu-individu yang mempunyai kepentingan sesaat. kalau memang organisasi ini akan terbentuk, harapannya adalah tetap bisa mempertahankan kedinamisan daripada organisasinya yang terdiri dari beratus-ratus sub suku dan latar belakang pemuda-pemudi dayak yang berbeda-beda. mengingat dayak merupupakan sebuah suku yang didalamnya juga mengandung keheterogenan, atau adanya sedikit perbedaan antara dayak yang satu degan dayak yang lain...
in pecae.
neo
Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 12 Maret 2009 jam 17:25
Agenda conference tanggal 13 Maret 2009 Jam 21.00 WIB. Meliputi topik :
1. Bagaimana bentuk organisasi kepemudaan Dayak?
2. Apa visi dan misinya?
3. Hal hal lain terkait diatas.
Buat teman2 yang punya gagasan dan ide terkait ini diharapkan kehadirannya. Ada yang punya tambahan topik lain untuk dibahas?
1. Bagaimana bentuk organisasi kepemudaan Dayak?
2. Apa visi dan misinya?
3. Hal hal lain terkait diatas.
Buat teman2 yang punya gagasan dan ide terkait ini diharapkan kehadirannya. Ada yang punya tambahan topik lain untuk dibahas?
Jeannita Adisty (Indonesia) menulispada 12 Maret 2009 jam 19:52
mungkin
bisa dibahas jg, perlu atau tidak penetapan sekretariat sementara,
harapannya nyata, dimana pusat kegiatan/central yg sifatnya
sementara/tetap sbg sekretariatan sementara :D
bukankah biasanya kalau suatu oraganisasi diperlukan tempat sekretariat...
biasa jg org yg bertugas sbg humas dan sekretariat utk mengerjakan proposal dan membantu pendistribusian proposal ke pihak2 mana saja yg dianggap perlu :)
PJS (pejabat sementara)-nya lah, kalau secara sederhana :D
syarat suatu organisasi kan minimal ketua, sekretaris dan bendahara ;) itu kalau dari pengalaman jean,
tujuannya utk membantu setiap teman2 lain utk memberikan kritik dan saran
dan lebih terarah siapa yg bertugas utk apa :)
itu sih dari jean :D
silahkan bisa dipertimbangkan, sekedar masukan saran :D
bukankah biasanya kalau suatu oraganisasi diperlukan tempat sekretariat...
biasa jg org yg bertugas sbg humas dan sekretariat utk mengerjakan proposal dan membantu pendistribusian proposal ke pihak2 mana saja yg dianggap perlu :)
PJS (pejabat sementara)-nya lah, kalau secara sederhana :D
syarat suatu organisasi kan minimal ketua, sekretaris dan bendahara ;) itu kalau dari pengalaman jean,
tujuannya utk membantu setiap teman2 lain utk memberikan kritik dan saran
dan lebih terarah siapa yg bertugas utk apa :)
itu sih dari jean :D
silahkan bisa dipertimbangkan, sekedar masukan saran :D
Eddy Ratno Susanto menulispada 13 Maret 2009 jam 18:53
perkenalkan aku eddy tinggal di buntok bagian selatan kalimantan tengah, aku baru gabung neh di The Dayak United.
Aku sangat setuju dengan Ide dari kawan2 semua, dan kalu berkenan aku juga pengen bergabung dalam penyusunan konseptualnya.
alamat YM aku : betang_karamat@yahoo.com
terima kasih.
Aku sangat setuju dengan Ide dari kawan2 semua, dan kalu berkenan aku juga pengen bergabung dalam penyusunan konseptualnya.
alamat YM aku : betang_karamat@yahoo.com
terima kasih.
Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 13 Maret 2009 jam 20:11
Aq dah ol...
Just add as friend then buzz me....
YM : luk_rasat@yahoo.com
Just add as friend then buzz me....
YM : luk_rasat@yahoo.com
Jeannita Adisty (Indonesia) menulispada 13 Maret 2009 jam 20:20
bagaimana hari ini??
seperti nya jean g bisa ikut conferensi via telp, mungkin chat bisa.. soalnya lagi handle kegiatan kampus sampai malam, :)
add me then buzz, jean udah add Ma Oktagape dan ma Anthony..
seperti nya jean g bisa ikut conferensi via telp, mungkin chat bisa.. soalnya lagi handle kegiatan kampus sampai malam, :)
add me then buzz, jean udah add Ma Oktagape dan ma Anthony..
Jeannita Adisty (Indonesia) menulispada 13 Maret 2009 jam 20:42
barusan
Ma Anthony mengabarkan. minta kalau conference kita di tunda hingga
besok, Sabtu 14 Maret pukul 8 pm. Bagaimana Ma Oktagape Lukas dan Bang
Carlos??
Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 13 Maret 2009 jam 21:13
Kita conference via chat aja....
Gak papa kok...
nanti log chatnya bisa disave dan ditampilkan disini.... biar teman-teman bisa kasih tanggapan dan jadi diskusi terbuka...
Kalo memang berhalangan hari ini mungkin kita bisa pindah hari Sabtu jam 21.00, (jangan jam 20.00, malam mingguan soalnya, maklum anak muda... hehehehe...) atau mungkin hari dan jam lain...
Yang jelas hari ini gw standby dari jam 8 tadi... Jadi teman-teman bisa add YM gw...
Tabe,
Lukas
Gak papa kok...
nanti log chatnya bisa disave dan ditampilkan disini.... biar teman-teman bisa kasih tanggapan dan jadi diskusi terbuka...
Kalo memang berhalangan hari ini mungkin kita bisa pindah hari Sabtu jam 21.00, (jangan jam 20.00, malam mingguan soalnya, maklum anak muda... hehehehe...) atau mungkin hari dan jam lain...
Yang jelas hari ini gw standby dari jam 8 tadi... Jadi teman-teman bisa add YM gw...
Tabe,
Lukas
Oktagape Lukas Rasat (Indonesia) menulispada 13 Maret 2009 jam 22:02
Perubahan....
Karena satu dan lain hal, maka conference dipindah pada:
Hari MINGGU, 15 MARET 2009 pukul 11.00 WIB (Jam 11 pagi). Conference akan diadakan lewat Yahoo Messenger secara chat tulisan.
Topik (sementara) conf meliputi:
1. Bentuk organisasi Kepemudaan Dayak Nasional.
2. Visi dan Misi organisasi Kepemudaan Dayak Nasional
3. Pembentukan tim formatur sementara.
Buat yang berminat dapat add YM saya yang akan bertindak sebagai host di YM : luk_rasat@yahoo.com
Karena satu dan lain hal, maka conference dipindah pada:
Hari MINGGU, 15 MARET 2009 pukul 11.00 WIB (Jam 11 pagi). Conference akan diadakan lewat Yahoo Messenger secara chat tulisan.
Topik (sementara) conf meliputi:
1. Bentuk organisasi Kepemudaan Dayak Nasional.
2. Visi dan Misi organisasi Kepemudaan Dayak Nasional
3. Pembentukan tim formatur sementara.
Buat yang berminat dapat add YM saya yang akan bertindak sebagai host di YM : luk_rasat@yahoo.com









